88 Manfaat Pisang Untuk Kesehatan Kita
Kandungan giji buah pisang
Kandungan giji buah pisang.
Berdasarkan cara konsumsi buahnya, pisang dikelompokkan dalam dua
golongan, yaitu pisang meja (dessert banana) dan pisang olah (plantain,
cooking banana). Pisang meja dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah
matang, seperti pisang ambon, susu, raja, seribu, dan sunripe. Pisang
olahan dikonsumsi setelah digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak,
seperti pisang kepok, siam, kapas, tanduk, dan uli.
Buah pisang diolah menjadi berbagai produk, seperti sale, kue, ataupun arak (di Amerika Latin).
Selain memberikan kontribusi gizi lebih tinggi daripada apel, pisang
juga dapat menyediakan cadangan energi dengan cepat bila dibutuhkan.
Termasuk ketika otak mengalami keletihan. Beragam jenis makanan ringan
dari pisang yang relatif populer antara lain Kripik Pisang asal Lampung,
Sale pisang(Bandung), Pisang Molen(Bogor), dan epe (Makassar).
Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan
energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Pisang kaya
mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Pisang
juga mengandung vitamin, yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang
aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.
Buah pisang sangat populer dijadikan pencuci mulut dan sumber
karbohidrat utama bagi mereka yang sedang menjalankan diet rendah lemak.
Pisang memang nikmat. Rasa manisnya yang pas membuat banyak lidah jatuh
cinta. Pohon pisang tumbuh subur di wilayah dengan iklim tropis. Maka
tidak heran jika di Indonesia, kita dengan mudah bisa menjumpai pohon
pisang. Bahkan, di beberapa wilayah nusantara, pisang masih sering
dijadikan tanaman penghuni halaman rumah. Selain nikmat, ternyata pisang
juga berkhasiat. Hal ini wajar mengingatkandungan gizi pisang secara
klinis memang kaya.
Jika didasarkan pada data USDA Nutrient, maka kandungan gizi pisang antara lain sebagai berikut :
- · Energi 371 kJ (89 kcal).
- · Karbohidrat 22,84 gram.
- · Gula 12,23 gram.
- · Diet serat 2,6 gram.
- · Lemak 0,33 gram.
- · Protein 1,09 gram.
- · Vitamin A equiv. 3 mg (0%)
- · Thiamine (Vit. B1) 0,031 mg (2%)
- · Riboflavin (Vit. B2) 0,073 mg (5%)
- · Niacin (Vit. B3) 0,665 mg (4%)
- · Asam pantotenat (B5) 0,334 mg (7%)
- · Vitamin B6 0,367 mg (28%)
- · Folat (Vit. B9) 20 mg (5%)
- · Vitamin C 8,7 mg (15%)
- · Kalsium 5 mg (1%)
- · Besi 0,26 mg (2%)
- · Magnesium 27 mg (7%)
- · Fosfor 22 mg (3%)
- · Kalium 358 mg (8%)
- · Seng 0,15 mg (1%)
- · Satu pisang 100-150 g.
Mencermati kandungan energi yang mencapai angka 371 kilo joule, sangat
wajar jika kemudian pisang dijadikan sumber energi yang instan dan mudah
diserap tubuh. Kandungan energi yang dimiliki buah pisang jauh lebih
tinggi ketimbang buah lain seperti apple yang hanya berkisar di angka 54
KJ. Selain energi/kalori, buah pisang juga mengandung karbohidrat yang
lebih lambat dicerna ketimbang gula pasir dan juga sirup. Meski
demikian, karbohidrat pada pisang jauh lebih cepat dicerna ketimbang
nasi, biscuit ataupun roti. Karena alasan inilah sehingga pisang banyak
dijadikan makanan penghasil energi cadangan bagi atlet.
Kaya Mineral
Kandungan gizi
pisang lainnya adalah mineral. Jenis mineral yang banyak dijumpai dalam
daging buah pisang antara lain kalium, magnesium, Fe atau zat besi
serta kalsium. Khusus untuk zat besi, hampir seluruhnya diserap oleh
tubuh. Oleh sebab itu, pisang sangat baik bagi mereka yang menderita
anemia. Kadar Fe dalam buah pisang mencapai 2 miligram per 100 gram.
Jauh lebih tinggi dari apple yang hanya berada di angka 0,2 miligram Fe.
Kandungan gizi pisang selanjutnya adalah vitamin, yakni provitamin A
atau betakaroten dengan jumlah sekitar 45 gram per 100 gram. Selain
vitamin A, pisang juga kaya vitamin B yakni tiamin, riboflavin, B6
piridoxin dan biasin. Untuk vitamin B6, memiliki fungsi sebagai koenzim
untuk mempercepat metabolism protein menjadi serotonin. Oleh sebab iru,
banyak yang berpendapat bahwa mengkonsumsi pisang akan membuat kita
relaks sebab serotonin memang senyawa yang bertanggungjawab dalam
membentuk perasaan bahagia di dalam tubuh manusia. Selain merekayasa
mood, serotonin juga ternyata memperkuat otak dan menyediakan stok
energi agar otak bisa berfungsi normal setiap harinya.
Sumber:http://manfaatdankandungan.blogspot.co.id/
0 comments:
Post a Comment